Dugaan Penyimpangan Dana PIP di SKB Kota Metro: Data Penerima Bantuan Tidak Sesuai?

Publisher
0


Kota Metro// QueenNews.co.id - Dugaan penyimpangan dana Bantuan Operasional Pemerintah (BOP) atau Program Indonesia Pintar (PIP) mencuat di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Metro. 


Lembaga pendidikan non-formal yang berlokasi di Jalan Sutan Syahrir No.150 Mulyojati, Kecamatan Metro Barat ini diduga tidak transparan terkait jumlah penerima bantuan PIP, menimbulkan pertanyaan atas selisih data antara pihak SKB dan data yang terhimpun dari Kementerian Pendidikan.


Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Sekolah SKB Kota Metro, Era Margaretha, saat dikonfirmasi pada Rabu (23/04/2025), menyatakan bahwa jumlah siswa penerima bantuan PIP untuk paket A, B, dan C pada tahun 2024 adalah sebanyak 70 orang. Ia juga menambahkan bahwa untuk tahun 2025, jumlah penerima menurun drastis menjadi hanya 7 orang.


"Iya bang, sesuai dengan data yang kami miliki dan kami terima, untuk dana bantuan PIP tersebut berjumlah 70 orang di tahun 2024 kemarin dan untuk tahun ini penerima bantuan tersebut berjumlah 7 orang saja," jelas Margaretha kepada awak media.


Lebih lanjut, Margaretha menegaskan bahwa data yang mereka miliki adalah valid. "Semua data yang kami miliki itu fix dan tidak mungkin salah. Karena itulah jumlah siswa yang menerima dana bantuan PIP tersebut di tahun 2024 maupun 2025," imbuhnya.


Senada dengan pernyataan PLT Kepala Sekolah, Operator SKB Kota Metro, Rahmad Hanafi, juga membenarkan jumlah penerima bantuan PIP tersebut. "Sesuai dengan data yang kami miliki, itu saya rasa tidak salah bang dengan jumlah yang sudah ditentukan dan benar 70 orang penerimanya di tahun 2024 dan di tahun ini itu berjumlah 7 orang saja," ucap Hanafi.


Hanafi bahkan menyatakan kesiapannya untuk mempertanggungjawabkan data tersebut. "Data yang kami miliki dan terdata di laptop ini nggak mungkin salah, dan semua dana bantuan tersebut sudah diberikan kepada mereka serta sesuai dengan data 70 orang ini, siap dipertanggungjawabkan apabila ada kelebihan data yang sesuai abang pertanyakan," tegasnya.


Namun, data yang berhasil dihimpun oleh awak media menunjukkan adanya perbedaan signifikan. Berdasarkan data pengajuan di Kementerian Pendidikan, jumlah siswa penerima PIP di SKB Kota Metro diduga mencapai ratusan siswa. Nilai bantuan PIP sendiri bervariasi, yaitu Rp 1.300.000 untuk paket A, Rp 1.500.000 untuk paket B, dan Rp 1.800.000 untuk paket C.


Jumlah total siswa yang terdaftar di SKB Kota Metro saat ini mencapai 450 siswa. Hal ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai keberadaan dana PIP untuk ratusan siswa lainnya yang seharusnya menerima bantuan tersebut, mengingat pihak sekolah hanya mengakui 70 penerima.


Perbedaan data yang mencolok ini memunculkan dugaan adanya penyimpangan atau praktik mark-up dalam penyaluran dana PIP di SKB Kota Metro. Pemerintah Kota Metro, khususnya Dinas Pendidikan, diharapkan dapat segera melakukan evaluasi mendalam terhadap pengelolaan dana bantuan pemerintah di SKB Kota Metro. Langkah ini dianggap krusial untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam penyaluran dana pendidikan serta mencegah potensi kerugian negara.

(Arwan)


Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Check Now
Ok, Go it!