Pesan SWI Lampung untuk Munas: Roda Organisasi Tetap Berputar di Gerbang Sumatra, Pemimpin Jangan Cuma Omon-Omon

Melanniati
0


QueenNews.co / Boyolali — Gelaran Musyawarah Nasional (Munas) Sekretariat Bersama Wartawan Indonesia (SWI) tidak hanya menjadi panggung kontestasi politik organisasi, tetapi juga ruang refleksi bagi para pengurus daerah. Salah satu sorotan datang dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) SWI Provinsi Lampung.


Sebagai representasi dari wilayah "Gerbang Sumatra", rombongan asal Lampung harus menempuh perjalanan darat yang panjang dan menyeberangi Selat Sunda demi menghadiri forum tertinggi organisasi ini di Hotel Front One, Boyolali, Jawa Tengah, 18-21 Mei 2026. Kehadiran mereka diakui bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk komitmen nyata dalam membesarkan organisasi di tingkat nasional.


Ketua DPW SWI Lampung, Melanni, menegaskan bahwa kehadiran pihaknya membawa misi evaluasi yang mendalam bagi jajaran pengurus pusat. Menurutnya, SWI dengan cakupan wilayah 15 kabupaten/kota di Lampung—termasuk wilayah seperti Way Kanan, Mesuji, dan Lampung Selatan — telah membuktikan mampu menyentuh roda organisasi secara mandiri di tengah segala keterbatasan lokal.


"Kami di wilayah dan daerah tidak membutuhkan pemimpin yang hanya *omon-omon* (banyak bicara tanpa aksi). Kami membuktikan bahwa dengan atau tanpa kehadiran fisik Ketum selama ini, bendera SWI di daerah sudah berkibar dan program wilayah terus berjalan," ujar Melanni di sela-sela kegiatan Munas.


Melanni menambahkan, pengorbanan materiil maupun immateriil dari pengurus daerah sangatlah besar. Oleh karena itu, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dituntut untuk merespons militansi tersebut dengan struktur koordinasi yang rapi serta program kerja yang menyentuh akar rumput. Terlebih, tantangan jurnalis saat ini kian berat akibat pusaran informasi cepat di media sosial dan dunia siber (A1).


Di era kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, banyak program strategis nasional yang diturunkan ke daerah. Melanni menilai, SWI pusat harus bergerak cepat menangkap peluang tersebut demi kesejahteraan dan peningkatan kompetensi para jurnalis di daerah.


Terkait konstelasi pemilihan Ketua Umum (Ketum), Melanni memberikan pandangan kritis mengenai munculnya figur calon pemimpin yang dinilai mendadak.


"Pemilihan Ketum memang sudah direncanakan, namun kemunculan figur ketum yang terkesan 'dadakan' dengan keterbatasan syarat yang dipenuhi di awal, sebenarnya menggambarkan potret nyata perjuangan SWI di wilayah dan daerah yang penuh liku," cetusnya lugas.


Kendati demikian, DPW SWI Lampung tetap berharap proses demokrasi ini melahirkan pemimpin yang visioner dan langsung bekerja tanpa banyak alasan.


"Semoga Ketum terpilih bisa segera menjalankan sumpah dan janjinya secara konkret. Kami di wilayah sudah lama berjalan secara mandiri, jadi pusat harus bisa mengimbangi militansi daerah," tegas Melanni.


Rasa lelah akibat perjalanan panjang rombongan Lampung seketika terbayar saat berkumpul dengan sesama jurnalis dari ujung barat hingga ujung timur di lokasi Munas. Pertemuan ini memperkuat solidaritas di tengah beratnya tantangan jurnalisme digital di daerah, mulai dari isu kesejahteraan, profesionalisme, hingga perlindungan hukum bagi jurnalis.


Melanni mengajak seluruh kader SWI di Indonesia untuk merapatkan barisan dan mengedepankan musyawarah mufakat demi kemajuan bersama.

"Mari kita jadikan Munas ini sebagai ladang pemersatu, bukan pemecah belah. Kita butuh pemimpin yang visioner, yang mengerti bahwa kekuatan sejati SWI ada pada urat nadi jurnalisnya di daerah-daerah," pungkasnya.


Bagi perwakilan daerah lain yang ingin membagikan cerita perjalanan unik atau membawa isu lokal (seperti kesejahteraan wartawan, verifikasi media, atau kriminalisasi jurnalis) untuk dimasukkan ke dalam berita turunan (follow-up story), dapat mengirimkan informasi dengan format:

Nama/Asal Daerah:...

Estimasi Jarak/Cerita Unik di Jalan:...

Isu Lokal yang Dibawa:...

Informasi dapat dikirimkan melalui Sekretariat SWI Lampung via WhatsApp di nomor: **082176880588**.[Redaksi]

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Check Now
Ok, Go it!