QueenNews.co / Kabupaten Tangerang, 16 Oktober 2026 – Menteri Perdagangan Budi Santoso kembali menyambangi stan-stan ekshibitor pada hari kedua Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis, (15/10). Kali ini, ia berdialog langsung dengan pelaku usaha di Area Food, Beverage & Agriculture. Mendag Busan menanyakan perkembangan penjajakan bisnis selama dua hari pameran, termasuk memastikan jika ekshibitor telah mendapatkan buyer potensial. Di sisi lain, ekshibitor memaparkan perkembangan usaha mereka dan menceritakan peluang kerja sama dengan mitra dagang berbagai negara.
Salah satu peserta yang dikunjungi adalah Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia, bagian dari PT Perkebunan Nusantara. Perwakilannya, Bayu, menjelaskan, lembaganya fokus pada riset dan pengembangan kopi dan kakao mulai dari pengembangan tanaman, budi daya, hingga penanganan hama dan penyakit. Lembaga ini juga membina usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan nilai tambah produk melalui pengembangan produk olahan. Mendag Busan merespons positif peran riset dalam meningkatkan daya saing Indonesia. Ia mendorong agar program pembinaan UMKM oleh lembaga tersebut terus dilanjutkan.
Pindah ke stan lainnya, Mendag Busan berdialog dengan Samuel, perwakilan Teh Organik Bangkit Wangi yang menawarkan teh organik premium dari kebun sendiri. Samuel menilai, partisipasi dalam TEI ke-41 dapat membantu pelaku usaha memperluas jaringan bisnis. Ia berharap pemerintah terus mendengarkan kebutuhan pelaku usaha dan mendorong produk lokal agar semakin dikenal di pasar domestik maupun internasional.
Mendag Busan juga menyapa peserta yang menawarkan produk teh kering berbahan dasar bawang dayak dari Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur. Pemilik produk tersebut, Masurun, bercerita bahwa ia sedang menjajaki peluang bisnis dengan calon buyer dari Burkina Faso dan Senegal. Mendag Busan mengapresiasi kabar baik ini dan mendoakan keberhasilan Masurun.
Peserta lainnya adalah Satifa, pemilik PT Boneless Food Nusantara. Ia menunjukkan amplang ikan tenggiri dan keripik ikan tinggi protein khas Kalimantan Timur kepada Mendag Busan. Satifa juga berpartisipasi pada TEI periode sebelumnya dan mendapat pembelajaran tentang pentingnya sertifikasi untuk mendukung kesiapan produk pangan memasuki pasar ekspor. Ia berharap dukungan pemerintah bagi UMKM terus diperkuat, baik melalui fasilitasi sertifikasi maupun perluasan akses pemasaran.
Dari keliling stan hari ini, Mendag Busan optimistis terhadap daya saing produk-produk Indonesia. Ia menyemangati para ekshibitor dan mengharapkan hasil terbaik dari TEI ke-41.
“TEI terus mempertemukan produk-produk unggulan Indonesia dengan buyer dari berbagai negara. Pemerintah akan terus mendorong pelaku usaha, termasuk UMKM, untuk meningkatkan kualitas, memenuhi standar dan sertifikasi, serta memanfaatkan peluang ekspor,” ujar Mendag Busan. (*)




