Skandal Pertunangan Lampung Timur: Kedok Kebohongan Terbongkar, DV Jadi Korban Pengkhianatan Sepihak

Admin Redaksi
0

QueenNews.co / Lampung Timur — Kandasnya hubungan pertunangan antara DV Lim (DV)—seorang pengusaha telekomunikasi dan petinggi perusahaan internasional—dengan DT, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Metro, Lampung, berujung pada polemik besar. Atas permintaan langsung DV kepada media ini agar kasusnya dinaikkan, terungkap bagaimana DV merasa sangat dirugikan, dikhianati, dan dibohongi secara telak oleh pihak DT.

Kasus ini mencuat setelah beredarnya narasi dan tangkapan layar di media sosial yang memperlihatkan betapa terpukulnya seorang "CEO" tatkala mendapati kenyataan pahit: tunangannya secara licik memutuskan hubungan secara sepihak, lalu tiba-tiba melangsungkan pertunangan dengan pria lain di hari yang sama.

Berdasarkan keterangan tegas yang diminta DV untuk dipublikasikan, terkuak betapa tidak fair-nya tindakan yang dilakukan oleh DT terhadap ikatan pertunangan yang sejak Februari 2026 lalu diresmikan di Desa Sribasuki, Kecamatan Batanghari, dengan peningset cincin emas seberat kurang lebih 3 gram.

Pemutusan Hubungan Secara Sepihak dan Licik: DV mengungkapkan kekecewaannya mendalam karena ikatan suci tersebut diputus begitu saja oleh keluarga DT tanpa ada konfirmasi atau komunikasi langsung dengannya. Padahal, saat itu DV datang dengan iktikad baik membawa kejutan untuk merembeskan jadwal pernikahan.

Akrobat Alasan DT yang Dinilai Mengada-ada: Segala dalih tekanan psikis atau alasan "digantung" yang dilontarkan DT disinyalir kuat hanya sebagai upaya pembelaan diri untuk menutupi niat terselubung dan perselingkuhan yang dilakukannya di belakang DV.

Puncak Pengkhianatan (Tertangkap Basah Bertunangan dengan Pria Lain): Kebohongan DT akhirnya telak terbongkar pada Minggu, 20 September 2026. Di saat status ikatan pertunangannya dengan DV secara hukum adat dan kekeluargaan belum pernah dicabut secara resmi, DV mendapati DT sudah melangsungkan acara pertunangan dengan pria lain. Hal ini membuktikan bahwa narasi yang dibangun DT selama ini penuh dengan kepalsuan untuk menutupi pengkhianatannya.

Keterangan yang sempat dilontarkan pihak DT, yang mencoba berkedok sebagai korban dengan menuding DV berkomunikasi dengan pihak lain, dinilai hanyalah upaya membalikkan fakta (blaming the victim). Sebagai seorang pebisnis internasional yang menuntut mobilitas tinggi, komunikasi DV dengan berbagai pihak adalah murni profesionalitas kerja. Sebaliknya, dalih-dalih emosional yang diutarakan DT justru menunjukkan inkonsistensi karater dan niat buruk untuk melepaskan diri secara tidak beretika setelah segala fasilitas dan bentuk tanggung jawab moril—termasuk kebaikan DV yang merawat hubungan—telah diterima.

Sampai berita ini diturunkan, Daffy Lim belum juga bisa dihubungi lebih lanjut untuk dimintai keterangan tambahan, karena seluruh akses komunikasi miliknya sementara ini telah diserahkan dan dipegang penuh oleh orang kepercayaannya.

Pemberitaan ini dinaikkan untuk memenuhi hak jawab sekaligus mengungkap kebenaran yang objektif atas desakan pihak yang dirugikan. Publik tentu dapat menilai secara tajam siapa pihak yang konsisten memegang komitmen dan siapa pihak yang terbukti berbohong serta mencederai nilai kesetiaan demi kepentingan pribadi. (Redaksi)

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Check Now
Ok, Go it!