Proyek Dinas PUPR Way kanan Ajang Korupsi Para Pejabat Dan Rekanan

Publisher
0

QueenNews.co.id / Bandarlampung — Hal ini diungkapkan Ketua Dewan Pengurus Provinsi Aliansi Komunitas Aksi Rakyat ( DPP AKAR) Lampung Indra Musta'in  saat ditemui di kantor nya pada selasa (11/10/2025). 


Indra menjelaskan Berdasarkan fungsi dan tanggung jawab sebagai kontrol sosial, Dpp Akar Lampung menyampaikan terkait Berdasarkan hasil investigasi dan penelaahan dokumen-dokumen pelaksanaan beberapa Kegitan  Akar Lampung menemukan berbagai kejanggalan yang mengindikasikan banyaknya penyimpangan pada proyek di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Way Kanan Ta 2024


adanya dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), penyimpangan, dan/atau kerugian negara pada pelaksanaan sejumlah proyek


"Kami akan melaporkan dan mengawal kegiatan yang terindikasi dugaan korupsi hingga tuntas kepada aparat penegak hukum, sehingga memberi efek jera para pelakuny" Ujar Indra dengan Nada tinggi. 


Temuan Dpp Akar Lampung diantaranya 

Semua penawaran tender pekerjaan ditahun 2024 hanya turun 0,1 hingga 0,3 % dari nilai HPS, sehingga bisa menguntungkan  rekanan dengan harga penawaran terbaik.


peserta tender pada proyek-proyek Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Way Kanan adalah perusahaan yang sama (itu-itu saja) .


Kualitas pekerjaan yang dihasilkan dengan anggaran fantastis tersebut sangat buruk, sebagai sample Proyek Peningkatan dan Rekonstuksi Jalan Sp Andalas – Talang Plastik meski menghabiskan anggaran senilai Rp 15,4 Miliar rupiah namun kualitasnya sangat buruk (proyek ampas tahu). Proyek yang dikerjakan oleh Alvin Akbar Kosntruksindo ini sudah banyak berlubang besar, bergelombang bahkan sangat banyak bagian aspal yang sudah mengelupas hingga memperlihatkan lapisan tanah dibawah.


Dalam waktu dekat Dpp Akar Lampung  juga akan menggelar aksi didepan kantor kejaksaan tinggi Lampung menyikapi persoalan dugaan korupsi ini. 


" Kami Akar lampung akan menggelar aksi dikajati meminta untuk. Melakukan pemeriksaan terhadap seluruh pekerjaan didinaa PUPR way kanan" Tegas Indra. 


Beberapa kegiatan menurut Dpp Akar Lampung yang diduga terdapat adanya tindak pidana Korupsi di PUPR waykanan tahun 2024 ;

1. Proyek Peningkatan dan Rekonstruksi Jalan Sp. Andalas – Talang Palastik dengan HPS Rp 17.035.244.185 kemudian tender dimenangkan oleh PT Alvin Akbar Konstruksindo dengan penawaran Rp 16.965.933.185hanya turun Rp 49.310.880 dengan kata lain hanya turun 0,2 % dari nilai HPS.


2. Proyek Peningkatan dan Rekonstruksi Sp. Zainal – Air Melintang dengan HPS Rp 4.999.485.396, yang kemudian dimenang oleh CV. Nuansa dengan penawaran senilai Rp 4.981.981.600 nilain kontrak hanya turun Rp 17,5 Juta denngan kata lain hanya 0,3 % dari nilai HPS.


3. Proyek Peningkatan Jalan Sp. Sumar Mukti -  Numi Dana (DBH Sawit 2023) dengan HPS Rp 6.512.311.788 yang tendernya dimenangkan oleh CV. Ratu Artha Jasa dengan penawaran senilai Rp 6.492.110.400 hanya turun 20,2 juta dari nilai HPS atau hanya 0,1 % dari HPS.


4. Proyek Pembangunan Jembatan Way Besay Kampung Gedung Batin pad Ruas Gedung Jaya – Gedung Batin dengan HPS Rp 17.999.018.573 yang tendernya dimenangkan oleh PT. Bora Bora Teknik Indonesia dengan penawaran senilai RP 17.976.450.000 hanya turun Rp 41,44 juta dengan kata lain hanya 0,3 % dari HPS.


5. Proyek Pembangunan jalan Lancar Jaya Talang/kemis – Air Melintang dengan HPS Rp 13.218.381.880 yang tendernya dimenangkan oleh Prima Indo Persada dengan penawaran Rp 13.176.978.500 hanya turun Rp 41,4 juta atau hanya 0,3 % dari HPS.


6. Proyek Peningkatan dan Rekonstruksi Jalan Sp. Gunung Katun – Tanjung Ratu (Lanjutan) dengan HPS Rp 15.435.457.086 yang tendernya dimenangkan oleh PT Haberka Mitra Persada dengan penawaran yang diajukan senilai Rp 15.389.292.900 hanya turun Rp 46,3 juta atau hanya turun 0,3 % dari nilai HPS.

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Check Now
Ok, Go it!