/Queen News.Co.Id/ Dowora, Kabupaten Halmahera Selatan - Jumat, (17/10/2025), Kesiswaan SMK Perikanan Global Pratama kabupaten Halmahera Selatan Said Pers, mengajak siswa SMK Perikanan Global Pratama untuk terus mendasari perjuangan dengan pijakan Al-Qur'an, akal, dan ilmu pengetahuan
Tiga landasan itu harus terintegrasi agar perjuangan memiliki landasan kokoh, beretika, dan para kader mampu merespons era perubahan secara kritis dan ilmiah.
“Integrasi ini memastikan nilai dasar perjuangan tidak hanya didorong keyakinan agama atau pemikiran logis, tetapi juga oleh ilmu pengetahuan atau oleh sebuah kesatuan yang holistik,” kata Said Pers saat Nongkrong bersama dengan siswa SMK Perikanan Global Pratama Jumat, (18/10/2025).
Said Pers, mengingatan agar tiga landasan perjuangan tersebut tetap dipegang di tengah tantangan kemajuan teknologi informasi yang mengakibatkan terjadinya era yang disebut sebagai post truth.
Era post truth, menurut Said Pers, merupakan istilah yang menggambarkan fenomena di mana fakta objektif kurang berpengaruh membentuk opini di kalangan masyarakat, dibandingkan keyakinan pribadi.
Kondisi tersebut dapat menciptakan disinformasi, berita hoaks, dan penyebaran propaganda, sehingga masyarakat sulit membedakan mana informasi benar dan mana yang mengadung unsur kebohongan.
“Di era post truth ini, orang lebih meyakini dan memercayai berita yang ingin dipercaya, ketimbang berita yang benar sesuai fakta. Akibatnya, berita hoaks dan misinformasi makin berkembang di kalangan publik.” jelas Said .
Said juga mengingatkan agar para siswa SMK Perikanan Global Pratama, kabupaten Halmahera Selatan terus mengembangkan diri dengan banyak belajar dan banyak membaca sebagai bekal ilmu pengetahuan.
Dalam arahannya, Said Pers, yang pernah menjadi Siswa SMK Perikanan Global Pratama Angkatan 3 ini meminta agar para Alumni SMK Perikanan Global Pratama terus bersilaturrahmi dengan siswa maupun para guru di SMK
Said Jumat/ Redaksi
