QueenNews.co.id / Jakarta, 18 Oktober 2025 — Edisi ke-40 Trade Expo Indonesia (TEI) telah menjadi platform bagi Republik Angola untuk mempresentasikan kemajuan ekonominya kepada dunia Asia. Di pusat Forum Bisnis Angola yang diadakan di Jakarta, Duta Besar Florêncio de Almeida menyoroti peran penting Presiden João Lourenço dalam transformasi dan keterbukaan negara tersebut.
Berbicara di hadapan para pemimpin bisnis dan perwakilan pemerintah, Duta Besar menekankan bahwa kehadiran Angola di TEI adalah bagian dari siklus hubungan baru dengan Indonesia, dan hal ini secara langsung didorong oleh "agenda reformasi ambisius" yang dilakukan oleh Eksekutif Angola.
Reformasi Menghasilkan Hasil Nyata
Duta Besar Almeida menegaskan bahwa kepemimpinan João Lourenço patut mendapat apresiasi atas hasil ekonomi positif yang menjadikan Angola menarik bagi investasi Indonesia:
Pertumbuhan PDB: Produk Domestik Bruto (PDB) Angola tumbuh 4,4% pada tahun 2024, nilai paling signifikan dalam sepuluh tahun terakhir, dengan kontribusi kuat dari sektor non-migas.
Peningkatan Investasi Swasta: Investasi langsung swasta mencapai 11,5 miliar USD hanya dalam waktu tiga tahun.
Perbaikan Iklim Bisnis: Agenda reformasi menyederhanakan proses perizinan, mengurangi hambatan birokrasi, dan memperkuat perlindungan hukum bagi investor.
"Dalam konteks inilah kami melihat Indonesia sebagai salah satu mitra prioritas," kata Duta Besar, menjelaskan bahwa siklus diplomatik baru Angola berfokus pada kemitraan yang "lebih komprehensif, inovatif, dan inklusif," berdasarkan prinsip pertukaran pengalaman dan resiprositas keuntungan.
Visi Strategis untuk Masa Depan
Saat mengajak para pengusaha Indonesia untuk menggali potensi Angola, Duta Besar Almeida menjamin bahwa negara tersebut "semakin terbuka dan siap menerima investasi asing langsung" di sektor-sektor transformatif.
Komitmen ini, di bawah naungan kepemimpinan Presiden João Lourenço, bertujuan untuk mengubah kerja sama bilateral menjadi model yang "modern dan pragmatis," yang menghasilkan "lapangan kerja, inovasi, dan kemakmuran bersama." Dengan demikian, misi Angola di Trade Expo Indonesia 2025 adalah demonstrasi praktis dari strategi diversifikasi dan keterbukaan ekonomi negara tersebut.



