Halmahera Selatan / Queen News.Co.Id/- Digegerkan dengan Dugaan Korupsi Dana Desa, yang di lakukan oleh kepala desa saketa, Idjul M Kiat dan Ketua Badan Permusyarawatan Desa (BPD) Muammar J. Tuheteru, Saketa, Kecamatan Gane barat, kabupaten Halmahera Selatan, provinsi Maluku Utara (Malut).
Dugaan korupsi ini, menjadi perhatian Ikatan Mahasiswa Saketa(IMS), sehingga Ikatan Mahasiswa Saketa (IMS) mendesak Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP) Halmahera Selatan, provinsi Maluku Utara periksa dan Audit Kepala Desa (Kades) Saketa, Idjul M Kiat dan Ketua Badan Permusyarawatan Desa (BPD) Saketa, Muammar J., sesuai prosedur." Senin, 25 Agustus 2025.
Aksi yang dilakukan oleh kades saketa, dan Ketua BPD Saketa, menjadi perhatian masyarakat maupun publik.
Pasalnya, Anggaran pembangun Fisik maupun Non Fisik 2023 sampai 2024, diduga Telang abis oleh kepala desa (kades) saketa, Idjul M. Kiat dan Ketua Badan Permusyarawatan Desa (BPD), Muammar J.
Salah satu perwakilan masyarakat saketa yang enggan menyebutkan namanya, mengatakan bahwa Idjul M kiat dan Muammar J, diduga bekerja sama atas dugaan korupsi ratusan juta.
Badan Permusyarawatan Desa (BPD) sebagai lembaga pengawas kepala desa, tidak mampu mengontrol kinerja Kepala Desa (Kades), sehingga ada dugaan korupsi ratusan juta yang dilakukan oleh kades saketa, Idjul M kiat." Katanya
Aneh juga, kades diduga membeli satu unit kendaraan roda dua mengatasnamakan kendaraan milik desa.Tetapi, dijadikan sebagai milik pribadinya. Tambahnya
"Saya erang juga, profil desa itu dianggarkan tahun 2023. Tetapi saat ini belum muncul". Pungkasnya
Said Jumat
