KABUPATEN MESUJI / Queen News — Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Pemerintah Daerah Kabupaten Mesuji melalui Dinas Koperindag (Koperasi, Industri, dan Perdagangan) gencar menggelar Pasar Murah di Desa Brabasan, Kecamatan Tanjung Raya. Operasi pasar ini digelar untuk meringankan beban masyarakat di tengah melonjaknya harga sembako. Ratusan warga dari Desa Brabasan dan desa tetangga, memadati lokasi area kuliner Brabasan sejak pagi hari, Jum'at (14-3-2025) berdesakan mengantre untuk mendapatkan paket sembako subsidi.
Bupati Mesuji, Elfianah, secara resmi membuka Operasi Pasar Murah ini. Dalam sambutannya, Elfianah menegaskan komitmen pemerintah untuk membantu masyarakat menjalani bulan Ramadhan dengan lebih baik. "Ini adalah bentuk kepedulian kami kepada masyarakat, terutama dalam momen menjelang Idul Fitri. Kami berharap operasi pasar ini dapat meringankan beban ekonomi warga," ujarnya.
Kepala Dinas Koperindag Mesuji, Sunardi, menjelaskan bahwa Operasi Pasar Murah ini akan berlangsung secara keliling hingga 27 Ramadan. "Hari ini, di Desa Brabasan, kami menyediakan 450 paket sembako dengan harga subsidi. Setiap paket dijual seharga Rp46.500 dan berisi 2 liter minyak goreng, 1 kg gula pasir, dan 1 kg terigu. Selain itu, kami juga menjual beras premium dan telur dengan harga subsidi," jelas Sunardi.
Antusiasme warga sangat tinggi, terlihat dari panjangnya antrean dan kerumunan yang berdesak-desakan. Banyak warga yang bahkan rela menunggu berjam-jam untuk mendapatkan paket sembako murah ini. Namun, tidak semua warga berhasil mendapatkan paket sembako karena stok yang terbatas. "Saya sudah antre sejak pagi, tapi ternyata habis. Semoga besok masih ada operasi pasar lagi," ujar Siti, salah satu warga yang kecewa.
Operasi Pasar Murah ini menjadi solusi sementara bagi masyarakat yang kesulitan menghadapi kenaikan harga sembako. Pemerintah berharap, dengan adanya program ini, masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan bahagia.(Uji)



